
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meluncurkan Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA-PPO) di 11 Polda dan 22 Polres.
Kapolri mengatakan, peresmian di tingkat Polda dan Polres ini dilakukan untuk optimalisasi pelayanan serta perlindungan terbaik bagi perempuan, anak, dan kelompok rentan yang menjadi korban kekerasan.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Al-Washliyah (PP GPA), Aminullah Siagian, menilai pembentukan dan peluncuran Direktorat PPA-PPO sebagai bukti nyata keseriusan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memperkuat perlindungan terhadap anak dan perempuan di Indonesia.
“Pembentukan Ditres dan Satres PPA merupakan langkah progresif dan berani,’’ ujar Aminullah di Jakarta, Jumat (23/1/2026).
‘’Ini menunjukkan bahwa Polri tidak menutup mata terhadap realitas sosial dan menjadikan perlindungan anak serta perempuan sebagai agenda prioritas penegakan hukum, pembentukan Ditres/Satres PPA bukti keseriusan Kapolri lindungi anak dan Perempuan,”sambungnya.
Menurutnya, kehadiran unit khusus PPA di tingkat Polda dan Polres akan memperkuat mekanisme penanganan kasus secara lebih profesional, terfokus, dan berperspektif korban. Ia menilai kebijakan tersebut sebagai bagian dari reformasi kelembagaan Polri yang patut diapresiasi dan dikawal bersama.