Analisis Telematika Wafatnya Pemimpin Iran dan Prediksi Perang

Analisis Telematika Wafatnya Pemimpin Iran dan Prediksi Perang

Analisis (Telematika) Wafatnya Pemimpin Iran dan Prediksi (Perang) (tangkapan layar)

SAAT berkunjung langsung ke Rumah Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi yang berlokasi di Jalan Madiun No 1 RT 2 /RW 4, Menteng, Jakarta Pusat pada hari Kamis (5/3/2026), saya banyak mendapat permintaan untuk membuat Analisis Telematika (Telekomunikasi, Multimedia dan Informatika) tentang meninggalnya Pemimpin Spiritual Iran Ali Hosseini Khamenei (lahir 19/04/1939) akibat digempur Amerika pada 28 Februari 2026 minggu lalu. Selain bertemu langsung dan menyampaikan simpati berupa ucapan duka cita secara langsung ke Pak Dubes, saya juga berdoa di tempat yang sudah disediakan (samping buka dan foto almarhum), saya menuliskan pesan secara khusus pada selembar kertas ucapan yang juga sudah disiapkan untuk dimasukkan dalam kotak tertentu sekaligus menandatangani Papan “Wall of Signature” bersama para pengunjung dan tokoh-tokoh lainnya.

Saat diminta menuliskan analisis minggu lalu itu sebenarnya saya sempat menyatakan bahwa hal secara teknis tersebut pasti akan banyak yang menulis, apalagi konsentrasi masih kepada ijazah JkW yang secara telematika sudah dianalisis ilmiah dengan hasil 99,9% Palsu. Namun setelah diamati seminggu terakhir dalam pemberitaan sekaligus komentar para pakar yang disajikan berbagai media mainstream dan alternatif, sayangnya tidak banyak (bahkan bisa disebut “tidak ada”?) analisis telematika terkait hal tersebut. Oleh karenanya tanpa bermaksud beralih dari Kasus Ijazah Palsu yang sudah makin mengerucut apalagi pasca terbitnya buku JWP / Jokowi’s White Paper yang di dalamnya secara ilmiah termuat fakta-fakta teknis sampai kesimpulan 99,9% palsu tersebut, maka analisis ini dibuat dengan mengedepankan teori-teori ilmiah dan prakteknya yang sudah terjadi sampai sekarang.

kingslot

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*